Kamis, 10 April 2008


bebassssss rasanya....
hmmm.... gua bener-bener udah engga kerasan dengan habitat gua yang sekarang.... gua emang ga cocok hidup di "jungle".... maybe lebih cocok hidup di forest, ocean, village, or whatever-lah.... yang penting bukan at such jungle.... hope I only meet such jungle in my life....
mencoba hal yang baru.... memutuskan perubahan dalam haluan hidup.... apa yang bisa gua kerjakan? sejujurnya, gua juga takut da.... takut salah melangkah, takut salah mengambil keputusan, takut keliru.... takut aja.... takut melangkah rasanya.... menghentakkan kaki dan meninggalkan pijakan bumi gua saat ini.... gua harus ngaku kalo gua emang takut....
but,
gua kudu kuat kali... mesti bersandar sama Yang gua Imani...
apa yang gua takutin?!
separah apa ketakutan gua? sekuat apa Ia menopang gua...
sehebat apa kehancuran gua? semulia apa pertolonganNya...
dan sebesar apa kegagalan gua? sebesar itu jugakah kasihNya sama gua?
engga...
Tuhan lebih dari yang gua kira, gua pikir, atau bahkan gua doakan....
gua percaya Ia menyiapkan rancangan yang damai buat gua, yang menjanjikan hari depan yang penuh harapan bagi gua...
tapi Tuhan.... saya takut....
my soulmate... gua ragu nih... apa langkah ini bener? tapi gua harus memikirkan diri sendiri juga ya.... memikirkan lu juga...
my best friends... thanks a lot.... kalian adalah kekuatan gua...
my family, sisters... thanks too.... tanpa kalian, engga mungkin saya sesombong ini yaaaa....
my twins as well as my colleagues.... I wish you are still happy...
semoga ini my next step.... hope ini bagian yang ditulis semesta buat gua.... suatu suratan dalam kehidupan gua...


Selasa, 08 April 2008

tiba-tiba harapan itu jadi kenyataan.....
trus-trus gimana atuh sekarang?
bukannya lu udah pengen move... pengen dapet pencerahan yang baru, pengen menemukan "jalan" yang sejalan dengan visi lu, pengen mendapatkan kebahagiaan dari apa yang lu lakuin... bukannya begitu?
bukannya lu sangat menyadari bahwa 2/3 dari keseluruhan waktu hidup ini habis sama yang namanya pekerjaan? bukankah dengan demikian, lu jadi pengen banget mencapai apa yang disebut ENJOY dari pekerjaan itu?
bukannya begitu, syl.....
apa lu bimbang lagi?
atau masih bertanya-tanya.....

hhh.....
sebenernya yang gua pikirin, gua masih penasaran... nampaknya itu alesan gua... hmmm.... sepenting apa ya itu card kecil?! trus gua juga takut mengambil keputusan... hmmm.... jalan sendirian kayanya horor banget...
tadi pagi, gua sempet nyanyi-in lagu rohani ini :
oh, Tuhan pimpinlah langkahku, ku tak brani jalan sendiri.... serta-Mu, itulah doaku, ajarku merendahkan diri.... menurut firman-Mu stiap hari... jadikan pelita dalam glap... mencari domba yang sesat... itulah kerinduan jiwaku....
beneran, gua takut jalan sendiri...
sekalipun gua tau, Tuhan engga pernah melepaskan gua, bahkan Tuhan udah ngirim seseorang yang begitu sayang sama gua.... sekalipun gua sadar kalo gua engga pernah sendirian... tapi tetep aja, hati ini suka ragu... dan takut...
pagi ini bener-bener kehilangan semangat...
pegimana atuh ya... akhir-akhir ini, gua makin sering mengawali hari dengan beban... kemungkinan besar, hidup yang sedang gua jalani emang udah engga sejalan sama visi kehidupan gua... atau emang ada sesuatu hal yang menjadi titik balik lagi? jadi gua harus mengganti haluan?
begitukah?

Senin, 07 April 2008


If you don’t like something change it,
If you can’t change it,
Change the way you think about it
.

Hari ini, gua berpikir demikian…. Perubahan, pengubahan, mengubah, diubah dan berubah….

Banyak hal dalam hidup gua yang udah berubah… entah siapa, atau karena apa, atau bagaimana bisa, semuanya berubah, mengalami perubahan, lewat proses pengubahan… Hidup gua udah mengubah kehidupan gua dan hidup itu diubah oleh banyak hal yang engga gua sadari, gua engga tau kapan semuanya dimulai… gua engga tau, …

Jika kita melihat apa yang tidak kita punya, kita tidak akan memiliki apa-apa…. Tapi jika kita melihat apa yang kita punya, maka kita sudah punya segalanya…. Gua menganut prinsip demikian, tapi bukan berarti karena gua penganut prinsip seperti itu, gua jadi kukuh bertahan dan engga melakukan perubahan apapun buat hidup gua… membiarkan semua hal mengalir melewati kelokan sungai yang udah “mengaturnya demikian” hingga bermuara di lautan… melupakan (bukan memaafkan) semua hal yang udah terjadi dan pasrah menerimanya… Itu BEDA!!! Gua engga bisa menerima apapun yang terjadi di hidup gua ini, tanpa menyaring kategori “apapun itu”… ada beberapa hal yang memang engga bisa diubah dalam hidup ini… kita musti realistis dan menyebut mereka sebagai takdir atau suratan. Tapi ada hal-hal laennya yang bisa diubah, mereka nasib. Gua kudu menyikapi 2 hal ini dengan berbeda…

Life is like a PUZZLE.
Sometimes you may come across that just don’t fit, it doesn’t mean you give up and walk away.
You can focused and try to build on what you have, until you’ve built the perfect picture.
Never give up, never surrender.

Sejalannya waktu, gua senantiasa menemukan “one piece of my life puzzles”. Gambar apa yang diperlihatkan sama potongan2 puzzle itu emang belum jelas, engga tau malahan. Tapi untuk melihat dan mengerti gambar apa yang kelak akan disusun sama potongan2 puzzle itu, hanya ada satu hal yang bisa gua lakuin, yaitu mengumpulkan dan menyusun potongan2 puzzle itu…

Akhirnya…
Hari ini, gua bisa menyadari…. Buat apa gua kerja dan apa yang gua cari di tempat kerja gua sekarang ini? Kerja dan pekerjaan, tempat kerja dan pencarian… semuanya adalah bagian dari “gambar kehidupan gua”. Mereka adalah potongan2 puzzle yang kelak akan menentukan gambar gua itu… Sekecil apapun “peran” yang dibawa oleh potongan2 puzzle itu, tetep semuanya adalah bagian dari gambar yang kelak pasti sangat menakjubkan… Di waktu “kelak” itu, gua baru bilang, “Oh, ternyata maksudnya begini.” Atau “Oh, rupanya rencana dan jalan gua demikian.”

Gua mengerti bahwa potongan2 puzzle itu adalah milik gua, menjadi manifestasi dari harapan, mimpi, serta visi gua…. Gua bersyukur sama Tuhan, untuk semua yang gua punya dan mempercayai‑Nya untuk memberikan apa yang gua butuhkan… Itu semua adalah my puzzles.

Well, pieces of my puzzle… Hari ini, gua udah menemukan potongan2 puzzle yang segera gua susun di alas gambar, tempat gua mengumpulkan dan menyusun potongan2 puzzle itu… Saat ini, gua menemukan jawaban tentang pertanyaan “buat apa gua kerja”.

Gua bekerja buat menemukan Yang Sempurna, bukan buat menjadi sempurna… Yang Sempurna cuman Tuhan dan kesempurnaan adalah milikNya…

Di kehidupan ini, Ia cuman pengen gua berkarya, lewat talenta dan beruntungan yang udah Ia kasih buat gua, buat pilihan atas kesempatan yang udah dikasih sama keluarga gua dan teman-teman yang mengasihi gua, buat melayani sesama dan menjadi berkat buat banyak orang… sehingga ketika waktunya, saat gua bertemu denganNya, gua bisa menceritakan pencarian, penemuan, pencapaian, dan perjalanan hidup gua… termasuk di dalam itu, adalah pekerjaan dan tujuan kerja gua….

Apa yang gua cari di tempat kerja gua sekarang ini?
Absolutely detik ini gua udah tau… gua mencari pekerjaan di tempat kerja yang memanusiakan gua, kenyataan yang ada, memang engga demikian… tapi gua percaya, gua segera menemukan tempat bekerja yang bisa memperlakukan gua secara manusiawi… Pasti akan dibukakan jalan buat gua, ketika hati ini sepenuhnya meminta sesuatu... Tuhan tahu apa yang gua perlukan dan pasti memberikan apa yang terbaik buat gua….

Kamis, 03 April 2008

beberapa waktu yang lalu, gua bener2 sedih sama kelakuan orang yang gua sayangin... aneh aja.... hal sepele bisa menjadi sangat besar, sampe dia engga mau ngomong lagi sama gua, menganggap gua engga ada... menyakitkan...

sering gua berpikir, apa segala sesuatu itu harus selalu dimulai sama diri gua sendiri... apa segala hal harus diawali oleh gua sendiri.... begitukah?
sering hati juga ngerasa asing, kenapa gua yang sering menahan rasa, mengatakan kalo I'M FINE... THAT'S OKAY.... why me? kenapa harus selalu gua?
seiring berjalannya waktu, gua belajar buat menerima diri.... engga ada hal lain yang bisa mengawali suatu keindahan kecuali penerimaan diri... mustahil bisa menerima orang lain, kalo menerima diri sendiri aja engga bisa... mustahil bisa menerima Tuhan yang belum pernah gua temu-in, kalo menerima sesama yang keliatan aja engga bisa....
melalui penerimaan diri itu, gua menjadi jauh lebih bahagia... itu efek langsung yang gua rasa-in.... segala sesuatu memang harus diawali oleh diri sendiri... perubahan sekecil apapun menjadi sangat berarti ketika gua bisa menerima diri sendiri....

Tuhan yang memberkati gua pastinya..... Tuhan memberi gua kebijaksanaan untuk menerima apapun yang engga bisa gua ubah, membantu gua mengubah apa yang bisa gua ubah, dan memahami perbedaan di antara kedua hal itu.... That's true....

saat ini, suatu hubungan membaik...
gua merasa jauh lebih baik....
gua tau, kalo gua sangat menyayanginya....
bagaimanapun keadaan dia, she is my sister...
gimanapun dia, she is my family
and I am so love her...
tema gua hari ini masih sama.... masih meyakinkan hati....
pusing nih... kudu mengambil keputusan apa....
seandainya boleh gua engga memilih.... hhh.... kadang lebih baik berada dalam situasi kelemahan aja, dalam kondisi engga berdaya... gua ngerasa dalam kelemahan dan keenggaberdayaan itulah justru kuasa Tuhan menjadi nyata dan jalan kehidupan itu menunjuk pasti...

Rabu, 02 April 2008


masih meyakinkan hati....
ya itu masih jadi tema dalam keseharian gua sekarang....
beberapa waktu terakhir ini, gua lagi dalam situasi yang dilematis...
gua memikirkan soal "gua ke depan", ya begitulah....

pada satu sisi... gua menemukan pekerjaan yang gua sukai.... lama-kelamaan bergaul dengan dunia hukum, membuat gua fall in love sama dunia ini... gua harus ngaku... gua emang menyukai bidang hukum (bukan dunia hukum)... selepas lulus dari SMU, tanpa pikir 2 kali, tanpa pikir panjang-panjang, gua langsung memilih "HUKUM" sebagai bidang yang gua ambil buat kuliah...
gua emang suka banget sama pelajaran Tata Negara... hahahaha....

melalui masa-masa kuliah, gua yakin banget, gua di jalur yang sesuai dengan hati nurani dan harapan gua... yakin banget... gua suka sama ilmu hukum & menjalani hari-hari kuliah gua dengan ringan.... karena gua suka dengan apa yang gua jalani...

hanya 1 hal yang gua selalu sumpah-in : gua engga mau kerja di kantor hukum...

cita-cita gua selulus kuliah, menikah & menjadi ibu rumah tangga... hahahaha....

kalo ditanya orang: lho, jadi buat apa lu kuliah, cape-cape... sekola tinggi-tinggi, jadi sarjana hukum segala, kalo cuman mau jadi ibu rumah tangga?

maka gua pasti menjawab : gua hobby sekolah, suka belajar... jadi sekola, tentu aja buat memenuhi hasrat HOBBY...

hahahaha.....

KEMUDIAN selepas lulus... karena cinta, gua harus menanggalkan cita-cita gua!!!
engga kagok-kagok, gua langsung dapet kerjaan di kantor hukum!
kata-kata emang doa ya... dan orang sering banget makan sumpahnya sendiri....

awal mula kerja di kantor hukum... ah mau gila rasanya... udah mah emang lagi broken heart... ga suka sama kerjaannya pula....

waktu terus berlalu & tanpa gua sadari, gua suka dengan pekerjaan ini....

saat ini, hati ini sudah membaik...
sekarang ini, gua merasa gua udah menemukan soulmate... hehehe....

pada sisi lain, gua sedang memikirkan soal perasaan gua juga.... menemukan cinta seolah menemukan kehidupan, sungguh membahagiakan....

c
ita-cita itu kembali lagi, menikah & menjadi ibu rumah tangga...

sekarang masih memikirkan soal pilihan hidup...
1. jadi wanita karier
ATAU
2. jadi ibu rumah tangga

gua engga mengenal soal jadi DUA-DUA-nya aja... gua engga percaya "kita engga akan jatoh, sekalipun 2 kaki kita berdiri di atas 2 perahu".
buat gua, segala sesuatu yang dijalani setengah-setengah, engga akan pernah mendapatkan hasil yang maksimal...

hhh.... masih terus-terusan meyakinkan hati...